fbpx

Ilmu Titen, Ilmu Membaca Pola

Orang tua zaman dahulu, sering kali belajar dengan cara membaca kebiasaan yang sering terjadi.

Karena saya berasal dari suku Jawa, mbah-mbah saya biasa menyebut ini dengan sebutan “ilmu titen”.

Ilmu titen adalah ilmu mengingat-ingat sesuatu yang terjadi secara berulang.

Langit mendung – hawa panas keluar dari tanah – artinya mau hujan.

Sudah hujan – ada kilat – artinya beberapa detik kemudian akan ada petir yang menyambar.

Mereka tidak tau secara ilmiah bagaimana itu bisa terjadi, tapi mereka tau itu akan terjadi. Karena pola yang sering terjadi memang demikian.

Di dalam kehidupan sehari-hari pun, kadang ada yang menggunakannya dalam “mengingat” sesuatu yang sering terjadi.

Contohnya, ketika melihat orang yang banyak cakap beberapa orang biasanya akan waspada. Karena yang sering terjadi, apa yang diucapkan tidak selalu sesuai.

Ya memang ilmu titen ini ada plus minusnya.

Kelebihannya seseorang akan menjadi lebih peka dan lebih intuitif dalam bertindak.

Namun disisi lain, ilmu titen ini sering kali tidak bisa digeneralisir. Saat di generalisir, maka timbul lah apa yang sering kita kenal dengan stereotype.

Meski begitu, membaca pola adalah suatu keahlian yang sangat berguna. Semakin sering kita berlatih menemukan sebuah pola, semakin kita bisa mempersingkat waktu dalam menyelesaikan sebuah masalah.

Lihat polanya, cermati, kemudian titeni (ingat-ingat).

Semakin banyak pola yang sudah kita ingat atau kita alami, semakin banyak referensi kita saat menghadapi sesuatu yang identik di masa depan.

Semua ada polanya.

Gagal ada polanya. Berhasil juga ada polanya.

Jadi temukan pola-nya, sebanyak-banyaknya.

Leave a Comment

eighteen − eighteen =