fbpx

Siluman Malas

Malas adalah kata sifat, bukan kata benda.

Itu sebabnya malas dapat melekat dengan entitas lain.

Malas dapat melekat dengan ketakutan:

  • Takut hasilnya jelek
  • Takut komentar netizen
  • Takut salah

Jika melekat dengan ketakutan, gejalanya pun bermacam-macam.

Gejala ringan akan dimulai dengan “ingin membuat sesuatu yang sempurna”.

Padahal di dunia ini, tidak ada yang sempurna.

Alhasil, apa yang dibuat akan menjadi lebih lama, terlalu banyak pertimbangan yang dijadikan alasan.

Gejala beratnya, malah tidak melakukan apa-apa karena takut.

Malas juga bisa melekat dengan kelelahan:

  • Lelah tidak ada yang berhasil
  • Lelah akan penolakan
  • Lelah akan belajar

Lelah tidak semuanya karena malas.

Tapi sebab lelah bisa jadi karena malas.

Bicara pada Dirimu Sendiri

Coba tanyakan pada diri sendiri, apa yang membuat Anda tidak melangkah ?

Kalau sebabnya adalah ketakutan, sebenarnya jawabannya sudah ada.

Jawaban dari sebuah ketakutan adalah hal yang membuat takut itu sendiri.

Takut gagal? Yasudah buat saja sesuatu yang pasti gagal.

Takut jelek? Buat sesuatu yang pasti jelek.

Lalu silakan bandingkan antara perasaan takut sebelum melakukan dan setelah melakukan.

Biasanya perasaan takut yang ada dikepala jauh lebih menakutkan ketimbang saat realita.

Jika malasmu karena lelah, jawabannya adalah :

  • Istirahat
  • Dan cari hal ‘tersebut’

Takut gagal?

Istirahatlah, lalu cari kegagalan selanjutnya.

Takut ditolak?

Istirahatlah, lalu cari penolakan selanjutnya.

Tidak semua yang kita pikirkan akan terjadi.

Jika kita selalu berpikir akan berhasil, pasti tetap akan ada saja yang gagal.

Pun, saat kita berpikir akan selalu gagal, mungkin ada saja satu dua hal yang berhasil.

Seberapa banyak kita mencoba lebih penting dari kegagalan atau keberhasilan.

Malas datang bak Siluman.

Siluman bisa berubah menjadi apa yang kita percayai.

Jika kita percaya takut atau lelah bisa membuat kita berhenti, maka malas akan datang bersama takut.

Jika kita percaya ketidaksetujuan orang lain dapat membuat kita berhentu, malas akan datang bersamanya.

Leave a Comment

twenty − five =